evasuparno's blog

this is my world

Kuliner Khas Cirebon

pada Januari 10, 2012

Berkunjung ke Kota Cirebon hanya sehari semalam bukan berarti tak bisa berwisata, apalagi untuk urusan kuliner. Banyak tempat makan yang bisa dituju sejak mentari terbit sampai malam menjemput. Lokasinya pun tidak berjauhan.

Berburu kuliner bisa dimulai pagi hari. Untuk sarapan, nasi jamblang menjadi pilihan memuaskan. Nasi jamblang adalah nasi yang dibungkus daun jati dan sudah populer sejak 1930an sebagai bekal.

Para penjual nasi jamblang menyediakan berbagai macam lauk-pauk, dari tahu dan tempe goreng atau bacem, ikan asin, cumi-cumi, sampai ayam, daging, serta sate telur. Nasi Jamblang Mang Doel di Jalan Cipto Mangunkusumo dekat Grage Mall dan Nasi Jamblang Pelabuhan di dekat Kelenteng Tiao Kak Sie (Dewi Welas Asih) adalah sasaran menarik.
Setidaknya ada 25 macam lauk disajikan di Nasi Jamblang Mang Doel. Adapun Nasi Jamblang Pelabuhan punya kelebihan lain, yaitu nasinya selalu hangat sehingga menambah cita rasa siang.

Makanan lainnya yang sudah hampir punah yaitu docang. Docang murah meriah namun rasanya enak dan mengenyangkan. Docang terbuat dari lontong yang diiris-iris kecil, ditaburi parutan kelapa muda, irisan daun singkong dicampur dengan toge yang telah direbus. Tambahkan kerupuk putih, kemudian disiram kuah panas yang berisi dage (sejenis oncom) yang dihancurkan, sehingga mengapung di bagian atas kuah.

Lain sarapan,  lain pula makan siang. Empal gentong dan empal asem boleh menjadi pilihan. Makanan berkuah ini berisi jeroan sapi, tetapi jika pantang makan jeroan, daging pun tersedia. Makanan ini biasanya dimakan dengan lontong dan kerupuk kulit kerbau. Bedanya, empal gentong bersantan, sedangkan empal asem tak bersantan dan terasa segar karena ditambah belimbing wuluh di kuahnya. Empal Gentong Mang Darma berada di daerah Krucuk, sedangkan Empal Asem Amarta ada di daerah Plered, Jalan Raya Cirebon-Bandung.

Pilihan menu lain adalah nasi lengko, yaitu nasi dengan irisan tahu, tempe, daun seledri, bawang goreng, dan tauge, dihidangkan dengan bumbu kacang serta kecap. Nasi lengko paling populer adalah Nasi Lengko Pagongan yang disajikan dengan sate kambing.

Satu lagi menu santap malam yang tak boleh dilewatkan adalah mie koclok. Ada dua pilihan, Mie Koclok Jatimerta di dekat rel di Jalan Kartini atau Mie Koclok Panjunan tak jauh dari Masjid Merah Panjunan. Mie kuning dengan taburan irisan daging ayam, telur, tauge, dan daun bawang diberi kuah tepung kanji. Rasanya makin mantap dengan sambal merahnya yang pedas.

Menu lainnya adalah Sate Kalong. Daging satenya kecil dibalut bumbu kehitaman disanding dengan satai potongan gajih dan urat dan saus kacang plus kecap. Rasanya manis gurih dengan tekstur kenyal. Sate kalong ini memang tak dibuat dari daging kalong alias kelelawar tetapi dari daging kerbau. Sate kalong daging dan urat disajikan dalam satu piring.

Cirebon pun memiliki cemilan yang tak kalah menarik yaitu tahu gejrot,kerupuk mlarat, kerupuk kulit kerbau, dan emping. Selain itu ada Tjampolay, sirup manis khas cirebon.

 

Nasi Jamblang

 

Docang

 

Empal Gentong

 

Empal Asem

 

Nasi Lengko

 

Mie Koclok

 

Sate Kalong

 

Tahu Gejrot

 

Kerupuk Mlarat

 

Emping


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: